E-LEARNING
Oleh : Tri Biyaningrum F1B004012
Dewasa in pendidikan telah menjadi kebutuhan utama bagi manusia. Berbagai lembaga pendidikan baik milik pemerintah maupun milik swasta yang muncul. Menjadikan minat masyarakat untuk memperoleh pendidikan semakin tinggi. Di negara maju berbagai jenis pendidikan tidak lagi hanya sekedar pendidikan dasar tapi telah merambah kepada pendidikan minat dan bakat tertentu, misalnya pendidikan musik, pendidikan desain grafis, dsb. Lembaga-lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat tersebut sebagian besar berada di negara-negara Eropa dan Amerika.
Di Indonesia dapat dikatakan pendidikan masih merupakan barang yang mahal. Tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia yang rendah dibandingkan negara lain menjadikan prioritas utama yang harus dipenuhi adalah kebutuhan pangan. Sementara itu kebutuhan pendidikan masih menjadi kebutuhan tersier. Walaupun pemerintah telah menciptakan wajib belajar 9 tahun. Namun, hal tersebut belum dapat dinikmati oleh sebagian rakyat Indonesia. Hal itu dikarenakan mahalnya biaya pendidikan, belum tersedianya infrastruktur pendidikan yang mencukupi adanya lokasi yang masih tertinggal. Kalau untuk mengatasi masalah in, langkah yang mungkin dapat dilakukan pemerintah adalah dengan cara memberikan subsidi dan menganggarkan dana sebesar 20 % dari APBN untuk pendidikan, sehingga kewajiban pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dapat terwujud. Langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah sampai saat in untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Akan tetapi, langkah-langkah tersebut hanya dapat digunakan untuk menyelenggarakan pendidikan dasar saja.
Ketidakmampuan pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas tersebut mengakibatkan timbulnya kekecewaan bagi sejumlah kalangan di Indonesia termasuk juga pada kalangan ekonomi menengah ke atas di Indonesia karena rata-rata lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta di Indonesia tidak mampu mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki oleh orang-orang tertentu. Untuk saat ini lembaga-lembaga pendidikan yang berkualitas sebagian besar berada di luar negeri. Namun, letak yang jauh itu akan mengakibatkan tinginya biaya yang harus dikeluarkan selama mengikuti pendidikan.
Kemajuan teknologi dewasa ini adalah mengarah kepada satu isu, yaitu konvergensi teknologi yang artinya adanya suatu proses menuju kesederhanaan, sebagai akibat dari penyatuan berbagai perangkat yang berbeda kedalam satu perangkat saja atau biasa disebut dengan perangkat multifungsi. Misalnya, bila tadinya kita harus membawa buku catatan, telepon genggam, pemutar musik, kamera, game portable, sekarang semua alat tersebut sudah ada dalam handphone atau PDA (Personal Digital Assistance) .
Kemajuan teknologi komputernyapun telah berkembang pesat mampu melakukan fungsi multimedia hingga batasan antar komputer dan smartphone menjadi semakin tipis, bahkan korvergensi teknologi in mengaburkan pula batasan fungsi antara satu perangkat dengan perangkat yang lain. Misalnya, kemampuan hp kamera saat in telah mencapai 8 mega pixel seperti yang diproduksi oleh Samsung. Hal in menunjukkan bahwa masyarakat awam telah melek teknologi. Di Indonesia saja, warung internet banyak bermunculanbagai jamur di musim hujan. Kemajuan teknologi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses internet. Salah satu layanan yang muncul dari teknologi internet adalah e-learning. E-learning ini adalah solusi untuk sarana pembelajaran jarak jauh. Dengan layanan in kita dapat mengikuti suatu pembelajaran tanpa harus pergi ke tempat pendidikan yang bersangkutan bagi kalangan menengah keatas. E-learning dapat menjadi solusi untuk mengikuti pendidikan di Universitas-universitas di luar negeri secara lebih praktis dan efisien karena kita dapat memangkas biaya hidup yang seharusnya kita keluarkan di luar negeri. Selain berbagai sarana untuk belajar di luar negeri e-learning juga mulai digunakan dalam proses pembelajaran di Indonesia. Contohnya, kita bisa mengikuti kuliah online saat kita dalam keadaan libur, sehingga kita tetap bisa mendapatkan materi kuliah, walaupun kita berada di tempat yang jauh dari kampus kita.
Kemajuan teknologi in sebenarnya sangat tepat bila digunakan di Indonesia karena di negara kita ini banyak kendala dalam hal geografis seperti banyaknya daerah terpencil, wilayah yang terpisahkan oleh lautan dan pegunungan sehingga diharapkan dengan e-learning diharapkan kendala mengikuti pendidikan karena faktor-faktor geografis tersebut tidak lagi menjadi masalah.
Secara lebih rinci dapat dijelaskan keunggulan dari e-learning bila diterapkan di Indonesia yaitu:
Dapat menghilangkan kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dengan daerah terpencil.
Menghemat waktu dan biaya untuk proses pendidikan ketika memudahkan pelajar atau mahasiswa untuk mengakses informasi-informasi yang dibutuhkan dalam kegiatan akademiknya dimana saja dan kapan saja.
Memungkinkan masyarakat Indonesia untuk memperoleh ilmu dari universitas ternama di luar negeri dengan lebih efisien.
Disamping kelebihan yang dimiliki oleh e-learning itu, terdapat kelemahan-kelemahan yang potensial muncul dari e-learning:
1. Mahalnya tariff koneksi internet Indonesia.
2. Lemahnya infrastruktur telekomunikasi di Indonesia yang mengakibatkan kecepatan koneksi internet di Indonesia sangat lamban.
3. Harga perangkat multimedia seperti komputer dan smartphone untuk mengakses internet masih sangat mahal.
4. Ketidakmampuan penyelenggara pendidikan di Indonesia untuk memanfaatkan sistem jaringan.
5. Ketidaksiapan pemerintah dalam menyongsong pembangunan yaitu dengan cara membuat regulasi dan mengubah orientasi dari sistem pendidikan tatap muka menjadi online.
6. Maraknya cybercrime yang dapat mengganggu proses pembelajaran.
Di luar kelebihan dan kekurangan yang ada pada e-learning yang jelas layanan in dapat semakin meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan syarat layanan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Tuesday, January 16, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment